Bandung, Sebelas12 - Ibadah
puasa bukan sekedar mengalihkan aktifitas makan dan minum dari pagi
hingga terbitnya matahari, tetapi juga terkait proses pembelajaran
mengendalikan perkataan, perbuatan dan hawa nafsu.
Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris
Daerah Kota Bandung Yossi Irianto pada kegiatan Tabligh Akbar menyambut
bulan suci Ramadhan, di masjid Al Kautsar Komplek Pandan Wangi
Kecamatan Buah Batu, Sabtu (6/5/2017).
Lanjutnya, ibadah di bulan Ramadhan
mendorong umat melakukan hubungan sosial secara manusiawi serta meredam
terjadinya segala kegiatan yang mengurangi ibadah puasa. “Maka kita
mulai dari sekarang harus mempersiapkan ibadah puasa, baik dari mental
maupun fisik,” ujarnya.
Selain itu, upaya mewujudkan Bandung
agamis pemerintah terus berupaya kepada seluruh steakholder maupun
dukungan masyarakat untuk mendukung program yang digagas oleh pemerintah
diantaranya Subuh keliling, Jumat keliling, Maghrib Mengaji, Ayo Bayar
Zakat. “Itu merupakan upaya pemerintah agar kota Bandung semakin agamis.
Insya Allah dengan dukungan masyarakat kota Bandung lebih tentram dan
tingkat keagamaannya semakin baik,” jelas Yossi.
Selain Program tersebut, kota Bandung
pun memiliki program Family for Family yang berkonsep menggalang
kepedulian keluarga mampu untuk membantu keluarga yang kurang mampu di
kota Bandung. “Mudah mudahan saja pelaksanaan program kepedulian ini
bisa memberikan keadilan dan kemakmuran untuk warga Bandung,” tuturnya.
Yossi berharap, dengan persiapan
menghadapi bulan Ramadhan ini program yang digagas oleh pemerintah bisa
lebih bermakna dan kita sebagai umat muslim mendapatkan keridhaan dari
Allah SWT.
Turut hadir Ustadz Saeful Islam Mubarak, Camat Buah Batu Hendrawan dan para tokoh ulama sepakat Kecamatan Buah Batu. (*red)






