Bandung, Sebelas12 - Kota
Bandung kembali mendapatkan penghargaan sebagai Smart City, kali ini
dari majalah Yakkato yang mengapresiasi konsep Pemerintahan berbasis
teknologi yang diterapkan Kota Bandung sejak tahun 2013.
Penghargaan diterima Sekda Kota Bandung
Yossi Irianto mewakili Wali Kota Bandung M.Ridwan Kamil dalam menerima
penghargaan dari Yokkata Awards 2017 kategori Smart City di Ballroom
Hotel Mercure, Jakarta Pusat, Senin (22/05/2017).
Usai menerima penghargaan Sekretaris
Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, Penghargaan tersebut akan
menjadi motivasi untuk Kota Bandung untuk menciptakan gagasan-gagasan
yang dapat memajukan Kota dan mensejahterakan rakyatnya.
“Penghargaan
ini akan terus memotivasi kami untuk memberikan yang terbaik untuk Kota
Bandung. Khususnya untuk Wali Kota Bandung M.Ridwan Kamil yang
memberikan banyak gagasan sehingga mendapatkan penghargaan ini. Dengan
ini kami akan terus mengupayakan pembangunan Kota yang maju dan
mensejahterakan masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.
Lanjutnya Yossi merasa apresiasi
tersebut merupakan tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan
pelayanan publik, supaya Kota Bandung yang saat ini terus berbenah akan
menjadi kota percontohan bagi kota-kota lain yang ada di Indonesia.
“Ini
merupakan tanggung jawab bersama untuk terus memberikan yang terbaik,
menciptakan gagasan-gagasan untuk sebuah perubahan. Kita harus terus
bekerja keras dalam menciptakan sebuah Kota idaman, sebuah Kota yang
akan menjadi kota percontohan di Indonesia,”jelasnya.
Bandung Smart city merupakan konsep
sebuah kota yang memiliki koneksi terintegrasi dalam berbagai bidang
hingga memberikan dampak praktis dan efisiensi dalam pengelolaan kota,
dari permasalahan penanggulangan kemacetan, penumpukan sampah, perbaikan
jalan rusak, mengetahui kondisi masyarakat Kota Bandung.
Selain itu, Lebih dari 400 aplikasi
sudah diciptakan Pemerintah Kota Bandung dalam mempermudah penyelesaian
masalah yang ada di Kota Bandung. Sehingga saat ini masyarakat Kota
Bandung dimudahkan dengan pelayanan publik yang berbasis teknologi
sehingga dalam mempersingkat waktu penyelesaian urusan.
Sebagai penutup, Yossi menambahkan saat
ini, pemanfaatan teknologi informasi sudah semakin luas. Tidak lagi
hanya digunakan untuk perangkat smartphone saja, teknologi informasi
juga sudah mulai masuk ke berbagai sektor lainnya.
“Tidak mau kalah,
pemanfaatan sistem dan teknologi informasipun kini sudah masuk ke ranah
pemerintahan. Saat ini, teknologi informasi mulai digunakan untuk
layanan perkotaan atau lebih dikenal juga dengan istilah smart city
sudah memudahkan semuanya. Lihat saja. Sekarang setiap orang bisa
memegang lebih dari 1 hp sehingga teknologi sekarang sudah menjadi
kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (*red)






