Bangka Belitung, Sebelas12 –
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang berlangsung hari
ini di Bangka
Belitung, diharapkan
dapat menghasilkan
rekomendasi dan rencana aksi nasional berbentuk program kerja.
Menteri
Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, melalui pesan video
yang disampaikan saat
pembukaan Rapimnas, mengatakan bahwa pihaknya membuka tangan sama-sama bekerja perangi hoax.
“Besar harapan saya dengan adanya SMSI, kita
mendapatkan nilai tambah dengan memanfaatkan teknologi digital,” katanya.
Sementara
itu, Ketua Umum
SMSI Teguh Santosa mengatakan SMSI bertekad membangun masyarakat digital, agar
Indonesia bukan cuma jadi pengguna dan membicarakan tentang digitalisasi, tapi
pencipta aplikasi sendiri. “Kita ciptakan big data sendiri. Pekerjaan besar
menanti kita,” kata Teguh.
Teguh
menambahkan, saat ini
kepengurusan SMSI telah terbentuk di 27 provinsi, dan telah mendaftarkan 265
perusahaan Siber anggotanya ke Dewan Pers.
Sebelumnya lanjutnya, ada sekitar 1000 media Siber yang mengajukan diri
jadi anggota SMSI. Diverifikasi tersisa 600 dan hanya 265 yang dapat
didaftarkan ke Dewan Pers pada gelombang pertama. Nantinya, SMSI akan melakukan
pendaftaran lagi pada akhir November 2017 untuk media yang belum sempat
didaftarkan.
Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung yang diwakili
Kadis Kominfo, H. Suharto, mengapresiasi hadirnya media baru ini yang
perkembangan peminatnya sangat luar biasa.
“Mencari informasi dan referensi tidak perlu ke
perpustakaan, tidak perlu nunggu koran besok baca beritanya, sekarang kejadian
satu detik seluruh dunia membacanya. Gubernur berharap, adanya SMSI dapat melakukan
kontroling sehingga tidak mengeluarkan berita negatif kepada masyarakat," pungkasnya. (*Red)






