sponsor

sponsor

Iklan

Featured

" });

Nasional

Jawa Barat

Ragam

Bandung Raya

Pendidikan

Olah Raga

Wisata

» » Menpora Terima Presiden Soxna Soccer Center Academy

sebelas12.com - Menindaklanjuti kunjungan kerja awal Desember lalu ke Spanyol lalu, Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (22/12) siang menerima Duta Besar Indonesia Untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso dan Presiden SOXNA Luis Alcina di ruang kerjanya Lt. 10 Grha Pemuda dan Olahraga. Pada pertemuan ini, Menpora didampingi oleh Deputi Bidang Prestasi Olahraga Gatot S Dwea Broto, Staf Ahli Menpora Adiati Noerdin, Staf Khusus Bidang Olahraga Taufik Hidayat, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad beserta Asdep di lingkungan Deputi Prestasi Olahraga.(foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menindaklanjuti kunjungan kerja awal Desember lalu ke Spanyol lalu, Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (22/12) siang menerima Duta Besar Indonesia Untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso dan Presiden SOXNA Luis Alcina di ruang kerjanya Lt. 10 Grha Pemuda dan Olahraga. Pada pertemuan ini, Menpora didampingi oleh Deputi Bidang Prestasi Olahraga Gatot S Dwea Broto, Staf Ahli Menpora Adiati Noerdin, Staf Khusus Bidang Olahraga Taufik Hidayat, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad, beserta Asdep di lingkungan Deputi Prestasi Olahraga.

Presiden SOXNA Luis Alcina menyampaikan maksud kunjungannya untuk menindaklanjuti kunjungan Menpora Imam Nahrawi awal Desember lalu ke SOXNA Soccer Center, Spanyol. Dalam kunjungannya Ke SOXNA Soccer Center yang lalu, Menpora Imam Nahrawi mengatakan keinginanannya untuk mengembangkan sepakbola ditanah air menuju prestasi yang lebih baik dengan melatih anak-anak usia dini. "Kunjungan kami ke Indonesia ini merupakan kunjungan yang sangat penting bagi SOXNA, kami melihat potensi luar biasa di Indonesia, bakat sepakbola dan dukungan suporter yang luar biasa, mengalahkan di negara-negara Eropa saat ini, " ujar Luis.

"Hampir 10 tahun terkahir ini kami sudah memulai berbagai program dan mendirikan sekolah sepakbola di Guangzhou, China dan Kazakhtan, sasaran utama kami adalah anak-anak, bukan pemain elit, karena bakat dan minat sepakbola tersebut sangat penting dibentuk dari usia dini sehingga menjadikan mereka nantinya pemain-pemain yang memiliki disiplin dan berkualitas, " lanjutnya.

"Disamping memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anak-anak usia dini, kami juga akan memberikan teknik pelatihan kepada pelatih lokal, disamping untuk lebih meningkatkan kemampuan melatih mereka, juga karena pelatih lokal lebih mengenal budaya, kebiasaan, dan karakteristik anak-anak, " katanya.

Luis mengungkapkan pada Januari tahun 2017, dia dengan timnya akan kembali mengunjungi Indonesia untuk melakukan berbagai kajian dan analisis tetang kondisi dan perkembangan sepakbola di Indonesia. "Dari hasil kajian dan analisis tersebut kami akan menentukan metode dan cara terbaik dalam memberikan berbagai pelatihan-pelatihan kepada anak-anak dan juga kepada pelatih, " ujarnya.

Menpora Imam Nahrawi sangat antusias sekali dengan apa yang disampaikan oleh SOXNA tersebut, dia berharap dengan adanya bantuan pelatihan dan pendidikan sepakbola dari SOXNA akan menciptakan atlet-atlet sepakbola yang akan mengharumkan nama Indonesia pada level dunia. "Tentu saya sangat senang sekali, pemerintah Indonesia sangat mendukung program ini, harapan kita adalah dengan pendidikan dan pelatihan sejak usia dini akan bisa memunculkan bibit unggul dalam sepakbola negara kita, " tuturnya.

Imam melanjutkan bahwa saat ini Indonesia mempunyai permasalahan yang besar mengenai ketersediaan pelatih, di tahun 2017 Kemenpora akan mencoba mengirim pelatih-pelatih lokal untuk memperoleh pendidikan kepelatihan di luar negeri, sehingga menjadikan mereka pelatih yang bagus dan berkelas. "Dengan adanya ketersediaan pelatih yang bagus dan berkelas, diharapkan nantinya mampu menciptakan bibit-bibit unggul atlet Indonesia sehingga bisa meningkatkan prestasi olahraga Indonesia didunia, " lanjutnya. (dre)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama