Bandung, sebelas12 - Proses percepatan lelang betul-betul dilaksanakan oleh berbagai
dinas di Kota Bandung. Salah satunya adalah Dinas Pekerjaan Umum yang langsung
menyiapkan 10 proyek untuk dilelangkan. Hal tersebut sejalan dengan instruksi
Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
“Hasil rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung dan
konsultan, ada 10 proyek yang sudah siap lelang. Jadi alhamdulillah sesuai
jadwal, sesuai janji,” terang Ridwan kepada wartawan, Kamis (19/01/2017).
Percepatan proses lelang tersebut, dilakukan untuk
mengantisipasi terlambatnya proses pengerjaan proyek. Ia telah belajar dari
hasil evaluasi tahun 2016 di mana pengerjaan lelang dinilai kurang tepat waktu
sehingga ada pengerjaan proyek yang kurang optimal dilihat dari segi durasi
pengerjaan.
Proyek-proyek yang siap lelang tersebut, diantaranya danau
retensi Babakan Jeruk, Kebon Jeruk, gorong-gorong Pasteur, danau retensi
Sirnaraga, danau retensi Bima , pembuatan basement sepanjang Pagarsih, danau
retensi Cikutra (Taman Makam Pahlawan), danau retensi depan Pasar Gedebage dan
memperbesar gorong-gorong Pasar Gedebage, dan Danau Retensi Sarimas. “Semua
alhamdulillah sesuai track-nya, dalam hitungan 2 minggu sudah berproses untuk
lelang,” katanya.
Dirinya menambahkan, jika proses lelang tersebut lancar tanpa
menemui kendala, ia optimis akhir maret seluruh proyek pembangunan sudah bisa
dikerjakan. Proyek tersebut merupakan upaya Ridwan untuk segera menuntaskan
persoalan banjir.
Di sisa dua tahun masa kepemimpinannya, Ridwan akan fokus pada penuntasan masalah kemacetan, banjir, dan pengentasan kemiskinan. Selain pada pembangunan fisik dan infrastruktur, ia juga tengah berupaya menyeimbangkan pembangunan ke arah aspek mental spiritual. (Rian)






