Bandung, Sebelas12 - Wali Kota
Bandung, M. Ridwan Kamil
ingin mengajak anak muda untuk merefleksikan makna peristiwa Bandung Lautan Api
yang diperingati pada tanggal 24 Maret setiap tahunnya. Ia berharap anak muda
bisa memahami bahwa pengorbanan rakyat Bandung zaman dulu dalam mengusir penjajah
tidak boleh dinodai dengan perilaku yang tidak terpuji.
"Pengorbanan
lahir batin ini harus dimaknai oleh generasi muda, kalau cinta indonesia harus
berani rela berkorban," kata
Ridwan di Balai Kota Bandung.
Dirinya menyayangkan jika masih ada anak muda
yang tidak bisa menghargai perjuangan rakyat Bandung yang tidak hanya
mengorbankan harta benda, tetapi juga nyawa untuk membela tanah air. Banyaknya
penyalahgunaan kebebasan mengeluarkan pendapat di media sosial menurutnya
menunjukkan bahwa masih ada orang yang tidak bertanggung jawab dalam
berperilaku untuk mengisi kemerdekaan ini.
"Ini
mah udah nggak rela berkorban malah nyebar-nyebarin sesuatu yang membuat
perpecahan," ucapnya.
Sebaliknya,
Ridwan berharap generasi muda
harus bisa berkarya nyata dan berkontribusi pada negara. Ia ingin anak muda
banyak belajar melihat dunia luar agar bisa berinovasi dan menghasilkan gagasan-gagasan
yang bermanfaat.
"Dua
orang pahlawan, Muhammad Ramdan dan Muhammad Toha berani hilang nyawa demi
tegaknya republik. Nah anak mudanya apa ? Minimal karyanya
lah. Jadi jangan hanya modal aktif di medsos tapi tidak punya karya nyata di
dunia nyata," tegasnya.
Sebagai
kota perjuangan, dirinya
ingin melihat Bandung sebagai kota yang bermartabat dan sarat prestasi. Hal itu
ditandai dengan banyaknya karya yang dihasilkan oleh generasi muda dan ketaatan
warga terhadap pemimpin.
"Tak
ada pengorbanan sehebat warga Bandung dalam sejarah republik, karena bukan
hanya nyawa, satu kota dibakar, rumah dibakar, harta benda dibakar, karena
ketaatan pada pemimpin," serunya.
Tahun
ini, peristiwa Bandung Lautan Api akan diperingati dengan pawai obor
yang puncaknya dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis 23 Maret
2017. Sementara upacara di Plaza Balai Kota 24 Maret 2017.
Sementara
itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung menggelar pertunjukan teater
yang menggambarkan peristiwa Bandung Lautan Api di GOR Pajajaran pada 25 Maret
2017. (***)






