Bandung, Sebelas12 - Mengawali tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan
Kartu Bandung Juara (KBJ). Kartu tersebut merupakan bantuan pendidikan berupa
fasilitasi perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu.
Peluncuran KBJ dilakukan oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil di
Balai Kota Bandung, Senin (24/7/2017). Turut hadir Wakil Wali Kota Bandung, Oded M.
Danial, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto, dan Ketua Komisi D
DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha.
“Jadi
hari ini di Kota Bandung anak-anak tidak mampu bajunya, sepatunya,
tasnya, dibiayai oleh Pemerintah Kota Bandung,”katanuya.
Mulai
tahun ajaran 2017/2018, sebanyak 36.580 siswa SD dan 24.702 siswa SMP
akan mendapatkan kartu tersebut. Dana yang digelontorkan pemerintah kota
untuk KBJ sebesar Rp. 70,68 miliar.
Bantuan
tersebut didistribusikan pemerintah melalui kerja sama dengan koperasi
siswa dan toko perlengkapan sekolah. Dengan begitu, penyaluran bantuan
tidak dalam bentuk uang, melainkan langsung berupa barang.
“Cara
belanjanya menggunakan kartu tadi sebagai identitas. Bisa belanja di
koperasi sekolah, bisa di toko-toko yang diajak kerja sama,” jelasnya.
Selain KBJ, Pemkot Bandung juga mengeluarkan bantuan bagi siswa Rawan
Melanjutkan Pendidikan (RMP) di sekolah swasta dan sekolah di tingkat
menengah, yakni SMA dan SMK. Hal ini dimaksudkan agar
seluruh siswa yang kurang mampu dipastikan bisa mendapat bantuan
pendidikan.
“Walaupun SMA dan
SMK-nya sudah dikelola provinsi, tapi karena dia warganya warga Kota
Bandung maka ditambah perlindungannya untuk peralatan pendidikan
dibiayai oleh Pemerintah Kota Bandung,” terang Ridwan.
Bantuan
pendidikan dari pemerintah kota untuk sekolah swasta dan pendidikan
menengah senilai Rp. 141,78 miliar tersebut terdiri dari tiga komponen,
yaitu Bantuan Operasional, Bantuan Investasi, Bantuan Personal.
Bantuan
Operasional diberikan kepada seluruh siswa di jenjang pendidikan dasar,
dan hanya siswa RMP di jenjang pendidikan
menengah. Bantuan Investasi diberikan kepada siswa RMP kelas awal yang
direkomendasikan.
Bantuan
Operasional dan Bantuan Investasi disalurkan melalui sekolah agar
dikelola untuk kepentingan siswa. Sementara itu, Bantuan Personal
diberikan langsung kepada seluruh siswa RMP, baik di tingkat pendidikan
dasar maupun menengah, dalam bentuk KBJ.
“Ini
adalah contoh keberpihakan Pemerintah Kota Bandung memaksimalkan
perlindungan pendidikan dan ekonomi kepada waga yang tidak mampu,”
pungkasnya. (*Red)






