sponsor

sponsor

Iklan

Featured

" });

Nasional

Jawa Barat

Ragam

Bandung Raya

Pendidikan

Olah Raga

Wisata

» » » Tim Satgas Saber Pungli Jabar Ciduk Calon Bintara Berijazah Palsu

Bandung, Sebelas12 - Tim Satgas Saber Pungli Jabar berhasil ciduk JS calon Bintara Polri, karena terbukti menggunakan ijazah palsu dalam proses seleksi penerimaan anggota polisi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Yusri Yunus, mengatakan bahwa JS melakukan pemalsuan nilai pada ijazahnya. "Tersangka melakukan pemalsuan nilai pada ijazah yang disertakan dalam proses pendaftaran," terangnya, Kamis (27/7).

Pengungkapan, lanjut Yusri berawal saat tim Satgas Saber Pungli Jabar menerima informasi tentang dugaan adanya peserta yang melakukan suap. Saat penyelidikan, ternyata tim mendapati satu orang peserta yang menggunakan ijazah palsu. Peserta JS tersebut berasal dari pendaftaran di Polres Cianjur.

"Saat dilakukan pengecekan, ada perbedaan nilai hasil UN (Ujian Nasional) dan US (Ujian Sekolah) yang diserahkan dia kepada panitia seleksi dan yang ditemukan di sekolah. Dan berdasarkan penyidikan, bahwa benar, JS adalah peserta seleksi Bintara yang statusnya terakhir menunggu pantukhir (Pemantauan Terakhir).
Dengan adanya temuan itu, kasus pun dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jabar. Dari hasil penyidikan, polisi akhirnya mencokok JS pada Senin (24/7) lalu." jelas Yusri.

Ditambahkan Yusri, sampai saat ini belum diketahui motif JS memalsukan ijazah tersebut. Meski begitu, JS diketahui bukan hanya sekali mendaftar untuk mengikuti seleksi. Pada tahun 2016 lalu, JS pernah mendaftar untuk mengikuti seleksi dengan mendaftar dari Polres Cimahi. Namun gugur pada tahapan seleksi Rikmin (Pemeriksaan Administrasi) karena nilainya tidak memenuhi syarat. Saat itu, yang bersangkutan juga masih duduk dibangku SLTA.

"Kasus ini masih dalam penyidikan polisi. Sebab sebelum terungkapnya pemalsuan ijazah oleh JS, polisi juga sudah menciduk AA salah seorang calo, yang sudah membantu melakukan perbuatan pemalsuan. Berdasarkan keterangan AA, masih ada dua peserta seleksi Bintara yang menggunakan ijazah palsu. Ini masih dalam penyelidikan anggota," pungkasnya. (*Red)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama