Bandung, Sebelas12 - Prototipe
Light Rail Transit (LRT) Metro Kapsul telah hadir di Alun-Alun Kota
Bandung. Letaknya berada di sisi jalan Asia Afrika berdampingan dengan
halte bis kota. Warga sudah bisa menyaksikan moda transportasi umum masa
depan Kota Bandung.
Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil
mengatakan, disimpannya prototipe Metro Kapsul itu di ruang publik
merupakan media komunikasi dengan warga. Ia ingin agar warga bisa
mendapatkan informasi akan hadirnya alat transportasi baru itu. “Setiap
ada inovasi yang memang akan segera dieksekusi, kita memperkenalkan
supaya kita masih menerima masukan, kritikan, dan saran dari warga.
Karena kan kota ini dibangun prinsipnya bersama-sama,” ujar Ridwan di
Pendopo Kota Bandung, Rabu (5/4/2017).
Pria yang baru saja pulang dari ibadah
umrah itu menuturkan bahwa Metro Kapsul merupakan salah satu solusi atas
keresahan warga yang menginginkan adanya fasilitas transportasi baru
yang nyaman dan aman. Metro Kapsul dihadirkan agar warga mau mulai
beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
Proyek Metro Kapsul adalah percontohan
yang dilakukan menggunakan teknologi terbaru karya dalam negeri.
Teknologi ini terhitung lebih murah dibandingkan dengan harga LRT pada
umumnya. Jika biasanya satu gerbong LRT bisa mencapai harga Rp400
milyar, Metro Kapsul hanya dibanderol dengan harga Rp150 milyar per
gerbong. “Anggarannya semua dari swasta. Ini memudahkan percepatan
investasi, karena swasta tidak perlu banyak subsidi ke kami,” kata Emil,
sapaan akrab Wali Kota Bandung.
Proyek ini akan dikerjakan oleh
BUMN,yakni PP, atas penunjukkan langsung melalui Keputusan Presiden.
Pembangunan tahap pertama ini direncanakan akan dilakukan sepanjang 6 km
dari Stasiun Bandung menuju Jalan Dalem Kaum. Jika proyek ini berhasil
dan diterima oleh masyarakat, maka rute akan diperpanjang ke wilayah
lain.
Emil bahkan memproyeksikan teknologi ini
akan digunakan sepanjang 40 km di masa depan sesuai dengan cetak biru
grand desain transportasi Kota Bandung. Kelak, LRT ini juga diharapkan
bisa menghubungkan kota/kabupaten sekitar Bandung dengan Kereta Api
Cepat yang akan dibangun di masa mendatang. (*red)





