Bandung, Sebelas12 - Peran
mitra strategis dalam mendorong kondusifitas Kota Bandung terutama
dalam melakukan pencegahan dini terhadap upaya instabiltas dan
penanganan konflik masyarakat sangat berkontribusi optimal.
Oleh karena itu kegiatan konsolidasi
koordinasi dan komunikasi antar forum mitra dengan Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik (Kesbangpol) khususnya sangat diperlukan dan menjadi
langkah strategis.
Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris
Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat memberikan arahan pada Rapat
Koordinasi Strategi dan Peran Forum-forum Mitra Strategis Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik dalam Penguatan Ideologi Pancasila tahun 2017 di
Hotel Cipaku Kota Bandung, Rabu (5/4/2017).
Menurutnya rapat koordinasi tersebut
sangat penting, karena sebagai pemerintah memerlukan peranan penting
yang nantinya berkaitan dengan Ilmu politik sosial budaya pertahanan dan
keamanan (Ipoleksosbudhankam).
Selain itu, kegiatan ini penting sebagai
media yang berbasis forum dan menjadi media konsilidasi bagi mitra yang
ada. “Sehingga sudah jelas bertujuan untuk mendeteksi dini apa menjadi
persoalan khususnya di kota Bandung. Kegiatan ini pun harus dikembangkan
agar menghasilkan kesamaan untuk menjaga ideologi pancasila,” ujarnya.
Ditambahkannya, tidak hanya peran
pemerintah saja untuk menjaga ideologi, tetapi peran TNI dan Polri pun
bisa menambah penguatan. Dengan strategi dan cara khusus mungkin
instansi yang berkaitan bisa melakukannya. “Oleh karena itu kita harus
tingkatkan kolaborasi baik pemerintah maupun instansi yang berkaitan.
Tidak lupa juga merangkul masyarakat agar memahami betul pentingnya
pancasila,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Kesbangpol), Hikmat Ginanjar menyampaikan dalam laporannya, mengingat
kondisi Kota Bandung yang begitu kaya dengan kemajemukan masyarakat
tentang upaya yang mengarah kepada instabilitas radikalisme,terorisme
dan intoleransi yang dilakukan oleh beberpa kelompok untuk berupaya
memprovokasi dan menciptakan Kota Bandung tidak kondusif.
Sehubungan
dengan hal tersebut konsolidasi komunikasi dan koordinasi sangat
diperlukan. “Oleh karena itu hari ini kami lakukan rapat koordinasi agar
mencegah terjadinya hal hal yang yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Ditambahkan Hikmat, maksud dan tujuan
kegiatan ini untuk menjalin konsolidasi dan komunikasi yang dilanjutkan
dengan upaya kolaborasi untuk menciptakan kondusifitas di kota bandung.
“Mudah mudahan kegiatan ini bisa menguatkan nilai Pancasila dan mencegah
terjadinya radikalisme maupun terorisme di Bandung,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala
Bidang Seni Budaya, Agama, Kemasyarakatan Provinsi Jawa Barat Yaya
Sunarya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bandung Ahmad
Suherman, Forum Pembangunan Kebangsaan Provinsi Jawa Barat Joni Alwi dan
Ketua Forum RW Kota Bandung Tatu Sutomo. (*red)






