Bandung, Sebelas12 -
Prototipe Light Rail Transit (LRT)
Metro Kapsul telah hadir di Alun-Alun Kota Bandung, tepatnya berada di sisi jalan
Asia Afrika berdampingan dengan halte bis kota. Warga sudah bisa menyaksikan
moda transportasi umum masa depan Kota Bandung.
Wali
Kota Bandung,
M. Ridwan Kamil mengatakan, disimpannya prototipe Metro Kapsul itu di ruang
publik merupakan media komunikasi dengan warga. Ia ingin agar warga bisa
mendapatkan informasi akan hadirnya alat transportasi baru itu.
"Setiap
ada inovasi yang memang akan segera dieksekusi, kita memperkenalkan supaya kita
masih menerima masukan, kritikan, dan saran dari warga. Karena kan kota ini
dibangun prinsipnya bersama-sama," ujar Ridwan di Pendopo Kota Bandung.
Dirinya menuturkan bahwa Metro Kapsul
merupakan salah satu solusi atas keresahan warga yang menginginkan adanya
fasilitas transportasi baru yang nyaman dan aman. Metro Kapsul dihadirkan agar
warga mau mulai beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
Proyek
Metro Kapsul adalah percontohan yang dilakukan menggunakan teknologi terbaru
karya dalam negeri. Teknologi ini terhitung lebih murah dibandingkan dengan
harga LRT pada umumnya. Jika biasanya satu gerbong LRT bisa mencapai harga Rp. 400 milyar, Metro
Kapsul hanya dibanderol dengan harga Rp. 150 milyar per gerbong.
"Anggarannya
semua dari swasta. Ini memudahkan percepatan investasi, karena swasta tidak
perlu banyak subsidi ke kami," kata Emil, sapaan akrab Wali Kota Bandung.
Proyek
ini akan dikerjakan oleh BUMN, yakni PP, atas penunjukan langsung
melalui Keputusan Presiden. Pembangunan tahap pertama ini direncanakan akan
dilakukan sepanjang 6 km dari Stasiun Bandung menuju Jalan Dalem Kaum. Jika
proyek ini berhasil dan diterima oleh masyarakat, maka rute akan diperpanjang
ke wilayah lain.
Emil
bahkan memproyeksikan teknologi ini akan digunakan sepanjang 40 km di masa
depan sesuai dengan cetak biru grand desain transportasi Kota Bandung. Kelak,
LRT ini juga diharapkan bisa menghubungkan kota/kabupaten sekitar Bandung
dengan Kereta Api Cepat yang akan dibangun di masa mendatang. (***)






