Bandung, Sebelas12 - Kota Bandung menjadi salah satu kota yang ditunjuk
Kementrian Pariwisata (Kemenpar) untuk menjadi kawasan destinasi wisata
nasional pada 2017.
Hal tersebut disampaikan Kabid Media Online dan
Mancanegara, Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata
RI, Martini Muhamad Paham, dalam acara Sosialisasi Branding Destinasi Bandung
di Hotel El-Royal, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/9/2017).
Menurut Martini, 10 kota tersebut termasuk Bandung
akan diperkenalkan ke berbagai penjuru dunia, karena akan dibranding ke program
Wonderfull Indonesia. "Supaya masing-masing destianasi punya ciri khas
yang bisa diperkenalkan ke pasar. Kami punya Wonderful lindonesia bagaimana
caranya destinasi harus sejalan dengan program yang dikembangkan di pusat bisa
development program," katanya.
Martini menambahkan, Kota Bandung dipilih karena masuk
dalam kriteria yang ditetapkan. Pasalnya Kota Bandung saat ini telah mengalami
berbagai perubahan, termasuk banyaknya ruang publik. "Infrastruktur Kota
Bandung memadai, dan juga penginapan disini banyak. Apalagi sekarang banyak
tempat wisata seperti Teras Cihampelas, banyak taman-taman seperti Taman Vanda,
Film dan Alun Alun," terangnya.
Stunning Bandung pun dipilih menjadi tema bagi
destinasi di Kota Bandung. Bahkan logo untuk Bandung pun telah diluncurkan
sebagai identitas destinasi di Kota Bandung. "Para industri secara
bersama-sama packaging produk brosur yang ada peta Bandung menggunakan logo
Stunning Bandung dengan cara yang tepat program pemerintah daerah dimiliki
bersama," paparnya.
Dengan adanya Stunning Bandung, Martini berharap
wisatawan baik domestik maupun asing bisa bertambah untuk datang ke Kota
Bandung. "Semoga dengan adanya program ini jumlah wisatawan bertambah
datang ke Bandung," pungkasnya.
Sementara
itu, Wakil Wali Kota Bandung Oded
M. Danial mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah.
Pihaknya juga terus menguatkan berbagai upaya strategis guna meningkatkan
jumlah wisatawan ke Kota Bandung.
"Kita
terus programkan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kita lakukan penguatan,
terutama karena Kota Bandung ini
sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa, tinggal bagaimana kita bisa
memberdayakan desinasi ini lebih baik lagi," katanya.
Ke
depan, lanjut Oded, Kota Bandung sedang
memprogramkan untuk membuat kampung wisata di tiap kecamatan. Dirinya berharap
kampung wisata bisa menambah destinasi wisata sekaligus memberdayakan ekonomi
masyarakat. "Kampung wisatanya tematik, harapannya ada di tiap
kecamatan," terangnya.
Selain
itu, Kota Bandung juga banyak menyediakan wisata hiburan
dan MICE (Meeting, Incentives, Conventions, and Exhibitions). Kota Bandung tercatat
memiliki 10 museum, 280 tempat hiburan, 600 bangunan cagar budaya, 1200 kafe
dan restoran, serta 20 taman kota tematik yang selalu ramai dikunjungi oleh
wisatawan.






